Minggu, 06 Desember 2015



Tauu Nggak??? Ngertos Mboten??? Gan & Sist...
Perpustakaan sekolah itu yang gimana sih? Apa aja isinya? contohnya ?...
Yayaya okelah akan gue bahas di postingan gue kali ini...
Cap Cip Cup... Gue mulai dari mana ya... yang ini aja okeh okeh brohh ...
A
pa itu perpustakaan ? nah dalam UU no. 43 tentang perpustakaan telah dibahas tentang pengertian perpustakaan, nah ini dia
'Perpustakaan adalah institusi pengelola koleksi karya tulis, karya cetak, dan/atau karya rekam secara profesional dengan sistem yang baku guna memenuhi kebutuhan pendidikan, penelitian, pelestarian, informasi, dan rekreasi para pemustaka.'  nah tentang perpustakaan sekolah itu termasuk perpustakaan khusus loh, 'Perpustakaan khusus yaitu perpustakaan yang diperuntukkan secara terbatas bagi pemustaka di lingkungan lembaga pemerintah, lembaga masyarakat, lembaga pendidikan, keagamaan, rumah
ibadah, atau organisasi lain.' Nah jelas kan kalau perpustakaan sekolah ternyata termasuk dalam perpustakaan khusus,tapi yang digolongkan menurut peruntukannya.
Undang-undang tentang perpustakaan Sekolah/ Madrasah itu tercantum dalam UU no. 43 tentang Perpustakaan tepatnya dalam pasal 23

1) Setiap sekolah/madrasah menyelenggarakan
perpustakaan yang memenuhi standar nasional
perpustakaan dengan memperhatikan Standar
Nasional Pendidikan.
 (2) Perpustakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
wajib memiliki koleksi buku teks pelajaran yang
ditetapkan sebagai buku teks wajib pada satuan
pendidikan yang bersangkutan dalam jumlah yang
mencukupi untuk melayani semua peserta didik dan
pendidik.
(3) Perpustakaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)
mengembangkan koleksi lain yang mendukung
pelaksanaan kurikulum pendidikan.
(4) Perpustakaan sekolah/madrasah melayani peserta
didik pendidikan kesetaraan yang dilaksanakan di
lingkungan satuan pendidikan yang bersangkutan.
(5) Perpustakaan sekolah/madrasah mengembangkan
layanan perpustakaan berbasis teknologi informasi
dan komunikasi.
(6) Sekolah/madrasah mengalokasikan dana paling
sedikit 5% dari anggaran belanja operasional
sekolah/madrasah atau belanja barang di luar
belanja pegawai dan belanja modal untuk
pengembangan perpustakaan.

Sebagai warga negara yang baik sudah selayaknya kita menaati Undang-ungang dinegara kita tercinta ini... ya  meskipun banyak orang yang berpendapat bahwa perpustakaan itu Nggak level dengan perkembangan zaman sekarang ini yang semakin maju.. oh NO NO NO .. itu SALAH BESAR. Justru zaman semakin maju maka dibutuhkan berjuta informasi  yang falid dengan pembuktiannya berada di perpustakaan. Begitu pula perpustakaan sekolah yang memuat berjuta materi pendidikan yang sangat diperlukan siswa untuk mendalami dan menjabarkan segala ilmu yang di perolehnya dari bimbingan guru.
Contohnya nih saat gue berkunjung ke Perpustakaan Madrasah “Madrasah Aliyah Negeri Tempel”  yang terletak di Jalan Magelang Km. 17 Ngosit, Margorejo, Tempel, Sleman, Yogyakarta.  Ruangannya sih bisa dibilang mini, tapi suasananya???? Beeehhh SEJUK brooh... nuansa kekeluargaannya itu loh beuh, mantap pisan atuh.. mulai dari pustakawan, pemustaka, siswa, guru, bahkan pegawainya, kalo udah MIX di perpus bawaannya Beehh  ‘Pecah Abis’. Tak lupa tuh kalo ada alumni dateng seru pokoknya.. berasa di kafe VIP.  Gimana engga coba, kalo laper tinggal bilang udah ada, haus ya tinggal minum di kantin hehe, butuh suasana hijau tinggal buka pintu ntar nemu deh taman Madrasah yang asri dan adiwiyata bangget... pokoknya betah deh...

Kalo udah diperpus ya pastinya nggak sabar pengen tau apa aja koleksi yang ada diperpustakaan.Yes... Ini dia macam-macam koleksi yang terdapat di perpustakaan
a)     Buku paket mata pembelajaran
b)    Karya Fiksi
c)     Karya Non Fiksi
d)    Majalah
e)     Jurnal
f)      Artikel siswa
g)     CD
h)    Globe
Kalau jumlah koleksinya itu ada 2635 judul buku, sedangkan keseluruhan koleksi bukunya ada 11.798 eksemplar. Cukup banyak juga ya koleksinya,  emmmlumayan udah melebihi standar minimal koleksi perpustakaan yang 1000 eksemplar itu.
Nah disini pengklasifikasiannya menggunakan DDC, ya walau saya ngga tau pake DDC yang  keberapa tapi lumayan terjawab sudah. Terus nih sistem automasi perpustakaannya pake apa? Apa pake Slims juga atau yang lain?, nah ini dia di perpustakaan ini ternyata menggunakan LIBSYS (Library Managemen Automation Software System)  ini adalah aplikasi yang digunakan secara online jadi jika penginputan atau peminjaman dan pengembalian buku harus tersambung ke koneksi internet, jadi susah juga jika tidak punya kuota dan tidak tersambung ke jaringan wifi. Kasihan bener kalo udah gini. Ckckckk
Sebelum gue bahas lebih lanjut, mending gue singgung doloh siapa aja yang berkecimpung di perpustakaan ini, ini dia cuss............
Setelah kita mengetahui strukturnya, maka kita selanjutnya akan mengetahui tentang visi,misi, dan motto dari perpustakaan
MAN Tempel ssebagai berikut:
VISI
Menjadikan sumberdaya manusia yang gemar membaca sehingga unggul dalam bidang IPTEK dan IMTAQ. Kreatif, inovatif, produktif, kompetitif, serta berwawasan global.
MISI
1.     Menumbuh kembangkan perpustakaan madrasah sebagai pusat informasi dan belajar.
2.     Mendorong dan menumbuhkan semangat berprestasi dan belajar untuk menggali potensi kecerdasan dalam mewujudkan perilaku yang kompetitif.
3.     Menyediakan pelayanan yang prima,
MOTTO
                                                     IQRO_IQRO-IQRO ( BACALAH_BACALAH_BACALAH)

Nah kita harus tau juga nih tentang Peraturan Umum Perpustakaan MANTESA, mari kita simak baik-baik
1.     Pengguna Perpustakaan diharuskan:
a)     Berpakaian Rapi & Sopan
b)    Menjaga Kebersihan, Ketertiban, dan Ketenangan.
2.     Keanggotaan
a)     Untuk siswa MAN Tempel otomatis menjadi anggota perpustakaan.
b)    Untuk dapat meminjam bahan pustaka selain buku paket, anggota wajib memenuhi syarat-syarat sebagai berikut:
1)    Mengisi formulir permohonan untuk menjadi anggota perpustakaan.
2)    Menyerahkan 2 lembar foto 3X4 dan 2X3 satu lembar.
c)     Kartu anggota berlaku selama menjadi siswa MAN Tempel.
d)    Kartu anggota dapat diperpanjang bila telah habis, tetapi apabila hilang atau rusak maka dikenakan biaya penggantian Rp. 5000,-.
3.     Pelayanan
1)    Setiap masuk perpustakaan, pengunjung.wajib mengisi buku pengunjung.
2)    Persyaratan peminjaman :
a.     Untuk buku bacaan:
1.     Telah memiliki kartu anggota
2.     Jumlah buku yang dapat dipinjam maksimal 2 eksemplar selama 7 hari.
3.     Perpanjangan waktu peminjaman hanya dapat dilakukan 1 kali, dengan cara melaporkannya kepada petugas perpustakaan
4.     Tidak boleh meminjam 2 buku dengan judul yang sama
b.     Untuk buku paket:
1.     Peminjaman dikoordinir oleh ketua kelas
2.     Peminjaman buku tahunan / buku paket secara individu tidak dilayani
3.     Buku yang di pinjam tahunan tidak dipinjamkan harian, hanya boleh dibaca ditempat
4.     Lama pinjaman adalah satu tahun dan dikembalikan pada akhir tahun ajaran
3)    Buku yang dipinjam wajib diberi sampul plastik / transparan
4)    Untuk koleksi reverensi dan koleksi khusus hanya dapat dibaca ditempat / tidak dipinjamkan.
4.     Larangan
1)    Membawa tas ke ruang perpustakaan
2)    Memberi tanda / coretan / merobek buku yang dipinjam / di baca
3)    Merokok, makan dan minum diruang perpustakaan
4)    Meninggalkan bahan pustaka dikelas/ wilayah MAN Tempel
5)    Meminjam / menggunakan barang milik perpustakaan
5.     Sanksi / denda
1)    Dikenakan sanksi tidak boleh menggunakan fasilitas perpustakaan jika terbukti:
a)     Membawa / menyimpan bahan pustaka milik perpustakaan dari ruang koleksi /  baca tanpa melalui prosedur yang syah
b)    Merusak sarana yang ada diperpustakaan
c)     Membuat onar diruang perpustakaan
2)    Ketentuan denda
a)     Keterlambatan pengembalian buku dalam jangka waktu yang telah ditentukan dikenakan denda Rp. 500,-/ hari untuk setiap buku
b)    Kerusakan dan kehilangan bahan pustaka dikenakan denda berupa kewajiban mengganti bahan pustaka yang sama atau menggantinya dengan uang seharga buku tersebut.
NAH... sudah terjawab, bukan?  Ayo kenali perpustakaanmu sebelum perpustakaan meninggalkanmu.

UU_43_2007_PERPUSTAKAAN.pdf



Kamis, 24 September 2015

Wajib Kunjung Museum



Wajib Kunjung Museum
(go to Affandi museum)





































Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Syukran ukhti wa akhi, udah mampir di blog ane. Untuk pertama kalinya ane nulis di blog yang belum pernah ane sentuh, ya walau untuk pertama kalinya tapi insyaallah tidak mengecewakan pembaca yang budiman. 
  Awal ceritaku tentang obyek wisata di kota kelahiranku yaitu kota Sleman, hayoo kalian tahu tidak dimana letak kota Sleman?...... Yupzz bener banget kota Sleman bisa dibilang sih Kabupaten Sleman ‘tepatnya’,kota wisata yang tidak kalah hebohnya dengan kota lain.Sleman terletak di Provinsi Yogyakarta si kota Pendidikan,ya enggak cuma kota pendidikan saja tapi juga kota budaya yang kental dengan tradisi jawa. Karena ?. Ya karena Jogja daerah yang istimewa, dengan sistem Kerajaan yang masih berlaku hingga detik ini.
Okey kita pergi ke salah satu obyek wisata di Sleman yaitu Museum Affandi, bagi teman-teman mahasiswa UIN SuKa pasti sudah tahu kan?.. Hahh ada yang belum tau?.. Okey kita cari tau bareng ya, bagi yang udah tau harap memberi masukan dibawah yaa :-). Museum Affandi terletak di Jalan Laksda Adisucipto 167 Yogyakarta, letaknya tepat di barat Sungai Gajah Wong, atau sebelah utara Gedung Perpustakaan Universitas Islam Negeri Sunan Kalijaga Yogyakarta.
Yang suka nge-lukis atau sekedar cuci mata setelah penat kuliah atau untuk mengisi liburan di kota Jogja jangan sampai terlewat museum yang satu ini.
Ya museum Affandi seperti namanya museum ini didirikan oleh keluarga besar bapak Affandi, seorang pelukis yang berasal dari kota Cirebon. Bangunan museum ini dibuat pada tahun 1962 dan diresmikan 12 tahun setelahnya. Bangunan ini terdiri dari 4 galeri.  Eitss ... Sebelum masuk lebih dalam ke museum harap mengunjungi tempat wajib yang satu ini, kalian tau dimana?, kau yang beri tau atau aku yang beri tau, sebaiknya aku yang beri tau, adalah loket, bangunan kecil nan imut yang berada di dekat gerbang masuk museum,yang dijaga sama mbak-mbak yang cantik dan bapak satpam yang handsome tentunya,
Nah maaf sebelumnya, kalau saya bahas masalah harga tiket masuk museum karena ini sangat penting bagi mengunjung dari kalangan mahasiswa,pelajar yang kadar ekonomi dunia nya melemah harus merogoh saku dalam-dalam atau membolak-balik dompet tipis karena kiriman uang yang ngaret. Tapi jangan khawatir teman, tiketnya lumayan terjangkau kok, bagi mahasiswa atau pelajar juga dapet persenan, jadi tenang aja.. Okey kita simak info penting berikut :
Price List Ticket 
۩ Visitors (International) : Rp. 50.000,-
(Free soft drink and souvenir)
۩ Visitors ( Local) :Rp. 20.000,-
(Free soft drink)
Emmm lumayan juga nih, tapi kemarin me and friend bisa masuk dengan Rp.10.000,-. Jadi gak terlalu masalah kawan. 
Okey kita masuk ke galeri pertama, galeri yang memiliki atap yang unik seperti daun pisang, ya bangunan ini didesain langsung oleh Affandi. Filosofi dari munculnya gagasan Affandi,mengapa atap bangunan menyerupai daun pisang dan bukan dedaunan yang lain apalagi daun kelor?, yups berawal dari masa Affandi masih dalam masa krisis kehidupan, beliau berjuang mencari sesuap nasi untuk isteri tercinta yang bernama Ny. Maryati dengan menjual hasil lukisannya, namun alhasil tak satupun lukisan beliau laku terjual, sampai pada saat itu turunlah hujan dan Affandi pun hanya menemukan daun pisang untuknya berteduh dan untuk melindungi lukisannya dari hujan lebat, malang nian nasip Affandi saat itu. Dan setelah hujan reda Affandi kembali bangkit menjajakan buah karyanya,lalu apa yang terjadi?, pelepah itu ternyata membawa berkah, lukisan beliau habis terjual dan mulai saat itu pelan-pelan nama Affandi dengan lukisannya mulai naik daun dan semua orang selalu mengenangnya sampai sekarang meskipun kini jasad beliau sudah tiada.
Di galeri pertama ini bisa kita lihat berpuluh-puluh koleksi pribadinya terutama karya beliau salah satunya lukisan yang paling terkenal berjudul potret diri, yaitu lukisan ekspresionis yang menggambarkan potret diri Affandi. 
Lukisan Affandi yang berada digaleri pertama ini terbagi dalam tiga golongan yaitu lukisan naturalis, ekspresionis, dan otodidak. Disini juga terdapat tiga patung perunggu karya beliau yaitu patung Affandi dan Kartika (putri beliau) yang dibuat pada tahun 1943, patung Potret Dri I yang dibuat pada tahun 1954, dan patung yang terakhir yaitu patung Potret Diri II yang dibuat pada tahun 1954. Jika kita melihat di bagian selatan galeri maka kita akan menemukan sebuah mobil klasik kuning seperti milik pemerintahan belanda saat masa penjajahan. Yaa hampir lupa, ditengah galeri bagian barat terdapat sertifikat-sertifikat beliau, medali dan penghargaan lain yang pernah capai bapak Affandi semasa hidupnya. 
Nahh sekarang kita menuju galeri yang kedua, sebelum kita sampai ke pintu masuk galeri kedua kita akan menemukan tempat yang indah di sebelah kiri kita, ya sekilas seperti taman dengan ornamen cokelat yang indah nempel didinding sebelah barat , dan jita juga menemukan pintu gerbang mini sebelum masuk ke taman itu.. Ehh sebentar ,jika kita lihat lebih lanjut tempat yang indah ini ternyata sebuah pemakaman luasnya sekitar 4x5 m,ditempat ini dimakamkan bapak Affandi beserta isteri tercinta.
Kita mulai memasuki galeri kedua. Digaleri ini kita dapat menemukan lukisan juga, ya namanya juga galeri kan, jadi ayo kita nikmati lukisan-lukisan yang indahh. Okey disini terdapat koleksi-koleksi karya Affandi yang berupa sketsa dan lukisan-lukisan beliau yang dijualnya. Lukisan beliau salahsatunya yaitu dengan judul The Face of Papua man. Dan juga dapat kita temui benda unik ,kalau menurutku sih seperti mainan dan disini tidak ada namanya jadi saya beri fotonya saja yaa. 
Yukk kita lanjut ke galeri ketiga. Digaleri ini akan kita dapati karya-karya dari isteri Affandi yang dan Kartika ‘puteri Affandi’. Kita mulai bisa merasakan aura ceria yang berasal dari lukisan-lukisan berwarna cerah yang tidak dijumpai di galeri sebelumnya. Salah satu karya isteri beliau disini yaitu Eiffel Tower berukuran 150x57 cm yang berbentuk sulaman (embriodery). Dan terdapat pula karya Juni Affandi berupa lukisan kanvas dengan nama Cock Fighting ( Perkelahian Ayam Jantan) lukisan ini dibuat pada tahun 2010 dengan ukuran 119,5x150 cm. 
Galeri yang terakhir bernama Studio Gajah Wong yang berdiri pada tahun 2004. Kenapa bernama studio Gajah Wong?, ya karena letaknya tepat dipinggir sungai Gajah Wong,, hehe. Okay di galeri ini kita akan menemukan banyak lukisan-lukisan indah penuh warna dan tentunya sanggat memikat hati setiap orang yang melihatnya. Kita akan menemukan koleksi milik Didit cucu Affandi dari puterinya Kartika.  Nah sekian posting dari saya ,,, kita lanjut lagi jalan-jalan ke Jogja di postingan yang akan datang..
Wassalamu'alaikum Wr. Wb.